Posts

Showing posts with the label INFRASTRUKTUR

Tak Ada Dana Awal Mei, PJU Jalur Senggigi akan Dimatikan

Image
Kepala Dinas Tata Kota Pertamanan  dan Kebersihan Lobar  H. L. Winengan,  Minimnya anggaran pembiayaan untuk penerangan jalan umum (PJU) membuat Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan Lombok Barat (Lobar) harus berpikir panjang. Dana pembiayaan PJU di Lobar tahun 2015 hanya Rp 6,3 miliar. Dalam sebulan, jumlah tagihan PJU yang harus dibayar ke PLN di atas Rp 1 miliar lebih. Sementara dana yang tersisa sampai bulan April ini. Itu artinya, pada bulan Mei mendatang, Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan Lobar tidak memiliki dana pembayaran. Adanya kondisi ini membuat Kepala Dinas Tata Kota Pertamanan dan Kebersihan Lobar H. L. Winengan, SP, tidak ingin terus terbebani utang dari PJU. Untuk itu, pihaknya terpaksa meminta PT. PLN memadamkan PJU di beberapa ruas jalan nasional dan provinsi. Salah satunya di kawasan wisata Senggigi. "Dana kami hanya sampai April. Pada awal Mei nanti, kami akan minta PLN mematikan PJU yang menuju wilayah Senggigi," tegas Winengan di Kantor...

Perbaiki Jalan, Australia Pertimbangkan Permintaan Pemprov NTB

Image
Minister-Counsellor untuk Program Development  Cooperation (DFAT)   Australia Jean-Bernard Carrasco Pemerintah Australia akan mempertimbangkan usulan Pemprov NTB yang menginginkan adanya perubahan skema pembiayaan program peningkatan pemeliharaan jalan provinsi atau Provincial Road Improvement and Maintenance (PRIM) bantuan lembaga inisiatif infrastruktur Australia untuk Indonesia (IndII) fase II. Program PRIM fase II 2015-2017 diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 400 miliar. Dalam program PRIM fase pertama, mekanisme pembiayaannya pemprov membiayai 60 persen dan Australia   sebesar 40 persen.   Saat ini, Pemprov NTB ingin merubah pola itu menjadi 60 persen dana dari Australia dan 40 persen dari daerah. Atas permintaan itu, pemerintah Australia mengatakan masih mempertimbangkannya. “Bapak Gubernur dan saya sudah diskusi masalah perubahan itu dan saya akan kembali ke Jakarta dan diskusi dengan staf saya,” kata Minister-Counsellor untuk Program Development Co...