Posts

Link Sahabat

Hafiz Muthoharoh Galeri Lukis Agus Informasi Pasti Grosir Laptop Malang Info Haji Umrah Gratis Kolom Tutorial Blog Pesantren SMK Negeri 7 Malang STAIM Nganjuk

Universitas Indonesia (UI) Peringkat 6 Asia Tenggara

Universitas Indonesia (UI) menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Indonesia yang masuk dalam 10 perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara . UI menempati peringkat keenam dalam penilaian yang dilakukan QS Asian Top Universities pada Mei 2011. Selain itu, UI tetap menjadi 50 terbaik di Asia dari 201 perguruan tinggi di dunia yang dinilai QS. Di bidang Social Sciences and Management, UI berada di peringkat 14 menggungguli beberapa perguruan tinggi terkemuka di Asia, seperti Korea University, Korea Selatan (23), Osaka University, Jepang (16), Universiti Malaya, Malaysia. Sementara itu, di bidang Arts and Humanities, UI berhasil menduduki peringkat 19 besar Asia, sedangkan pada bidang Life Sciences and Medicine UI berada di peringkat 25 i Asia dan peringkat 52 di Asia untuk bidang IT & Engineering. Vishnu Juwono Kepala Kantor Komunikasi/ Juru Bicara UI mengatakan, UI berupaya terus meningkatkan mutu dan kualitas akademiknya. Upaya ini dilihat dari sejumlah prestasi yang diukir mah...

Pengantar Filsafat I M

BAB I PENDAHULUAN Arti dan Kategori Filsafat Filsafat adalah pandangan tentang dunia dan alam yang dinyatakan secara teori. Filsafat adalah suatu ilmu dan suatu metode berpikir atau cara berpikir untuk memecahkan problem-problem gejala alam dan masyarakat. Filsafat merupakan sikap hidup manusia dan sebagai pedoman untuk bertindak dalam menghadapi gejala-gejala alam dan masyarakat. Namun, filsafat bukan berarti suatu kepercayaan yang dogmatis dan membuta. Filsafat mempersoalkan tentang masalah-masalah etika/moral, estetika/seni, sosial/politik, epistemologi/tentang pengetahuan, ontologi/tentang manusia. Kategori persoalan filsafat meliputi soal-soal hubungan antara bentuk dan isi, sebab dan akibat, gejala dan hakekat, keharusan dan dan kebetulan, keumuman dan kekhususan. Filsafat mempersoalkan soal-soal yang pokok. Sedangkan soal yang terpokok dari persoalan filsafat adalah soal hubungan antara ide dan materi, fikiran dan keadaan. Mana yang primer dan mana yang sekunder di antara ke...

DAMPAK KENAIKAN TARIF DASAR LISTRIK TERHADAP KONSUMSI LISTRIK DAN PENDAPATAN MASYARAKAT

Abstract Government pricing policy of energy is an unpopular choice for most people. A hike of electrical price (so called TDL stand for Tarif Dasar Listrik) administered by the government will be responded negatively by most of people. Based on our research analysis, a rise of TDL will have negative impact on household’s real income. Any increase by 10 percent of TDL will decrease the real income of agricultural labor household by 1.47 percent and by 3.47 percent of the real income of the lower level of non-agriculture household. In addition, the hike of TDL will have negative impact on sectoral demand. Demand for food and beverages product will decrease by 3.15 percent, whiledemand for food agriculture and trade sector decrease by 1.44 percent and 1.07 percent, respectively. These sectoral impacts will affect factors income that in turn decrease the capital owner household’s income by 3.52 percent, while the wage of the clerical services will decrease by 1.46 percent. This study also...

Implementasi Program Akselerasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 3 Malang

A. LATAR BELAKANG Anak berbakat memiliki kepribadian yang unik. Umumnya mereka memiliki minat yang kuat terhadap berbagai bidang yang menjadi interestnya, sangat tertarik terhadap berbagai persoalan moral dan etika, sangat otonom dalam membuat keputusan dan menentukan tindakan. Sejumlah karakteristik yang unik ini jika tidak dipahami dengan benar oleh para pendidik dan orang tua, maka akan menimbulkan persepsi seolah-olah anak berbakat adalah individu yang keras kepala, tidak mau kompromi bahkan ada yang secara ekstrim menilai anak berbakat rendah sikap. Mempertimbangkan keunikan karakteristik kepribadian anak berbakat seperti tersebut di atas maka diperlukan cara-cara khusus dalam mengelola atau memfasilitasi kegiatan belajar anak berbakat. Sikapnya yang otonom dipadu dengan task commitment yang tinggi dan minatnya terhadap banyak aspek kehidupan serta nilai-nilai moral maka wajar jika anak berbakat memiliki perilaku belajar yang berbeda dengan anak umum. Mereka membutuhkan laya...

EFEKTIFITAS PONDOK RAMADHAN TERHADAP PENGEMBANGAN MATERI PENDIDIDKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH UMUM

A. LATAR BELAKANG Kompleksitas problematika kehidupan di era globalisasi telah menawarkan banyak tantangan dan keuntungan bagi kelangsungan hidup manusia. Dan tantangan yang paling berat dalam hal ini adalah persoalan pilihan nilai moral, budaya, dan keagamaan, terutama bagi kalangan remaja. Hal ini disebabkan oleh faktor psikologis mereka yang mengalami masa pubertas (masa pencarian nilai-nilai/ norma yang dirasa sesuai dengan dunianya). Tantangan tersebut nampaknya menjadi problematika tersendiri bagi para guru agama untuk segera diatasi atau bahkan diantisipasi sedini mungkin.1 Abu Ahmadi juga menjelaskan bahwa penanaman nilai-nilai agama Islam sejak dini sangatlah diperlukan guna mendukung dan mewujudkan tujuan dari pendidikan agama Islam. Terutama pada masa seperti saat ini, di mana multi krisis telah sangat akrab dengan kehidupan kita, khususnya masalah krisis moral. Selain itu, agama Islam memuat ajaran tentang tata hidup yang meliputi seluruh aspek kehidupan manusia. Atau, deng...

Human activities are warming the planet at a dangerous rate

By Juliet Eilperin An international panel of climate scientists said yesterday that there is an overwhelming probability that human activities are warming the planet at a dangerous rate, with consequences that could soon take decades or centuries to reverse. The Intergovernmental Panel on Climate Change, made up of hundreds of scientists from 113 countries, said that based on new research over the last six years, it is 90 percent certain that human-generated greenhouse gases account for most of the global rise in temperatures over the past half-century. Declaring that "warming of the climate system is unequivocal," the authors said in their "Summary for Policymakers" that even in the best-case scenario, temperatures are on track to cross a threshold to an unsustainable level. A rise of more than 3.6 degrees Fahrenheit above pre-industrial levels would cause global effects -- such as massive species extinctions and melting of ice sheets -- that could be irreversible ...